translate

time is money...


The Widgipedia gallery
requires Adobe Flash
Player 7 or higher.

To view it, click here
to get the latest
Adobe Flash Player.
Get this widget from WidgipediaMore Web & Desktop Widgets @ WidgipediaMore Web & Desktop Widgets @ Widgipedia

PKK, AJANG PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS, BENARKAH?

Diposting oleh Alian Suhendra On 20.55

PKK 2008, awal yang kurang berkesan nampaknya bagiku. Bagaimana tidak awal masuk kampus sudah disuruh datang pagi – pagi, jam 5.30 WIB bahkan, sangking paginya kalu kita kencing belum Nampak orang. Lucunya lagi walaupun kita Ini tidak telat tetap saja dihukum, push up kamu, jongkok “dek”, dan disuruh merangkak di dinding, “memangnya cicak”.

Pengenalan kehidupan kampus 2008 tepatnya bulan Agustus 2008 aku mengalami pengalaman dan saya pikir ini merupakan pengenalan yang kurang baik bagi mahasiswa baru, kenapa? Karena inilah tradisi jahili yang relitanya ada pada tataran intelektual muda, “mahasiswa” begitulah katanya. Ada beberapa hal yang membuatku meragukan apa sebenarnya tujuan mulia dari pengenalan kehidupan kampus (PKK) tersebut, secara miris saya mengungkapkan beberapa atribut dan peraturan yang sedikit membuat hati menggerutu dan berkata, “untuk apa ini?” rambut satu sentimeter, pakaian tidak perlu sebenarnya, dan belum lagi dua pasal yang menyebutkan “senior selalu benar” dan “jika terdapat kesalahan maka kembali ke pasal tersebut” sungguh ini merupakan benih jahiliah modern yang dapat membuat kita sebagai muslim menjadi tidak rasional dan logis dalam berfikir. Pemahaman saya yang masih kurang tentang kehidupan kampus dan apapun itu, tentang peraturan rektor misalnya, membuat saya jadi bingung dan tambah bingung. Tetapi harapannya saya dapat menjadi lebih mengerti dan bertambah pengetahuan saya tentang kampus khususnya, lingkungan dan aktivitas mahasiswa umumnya.

Terdapat kejanggalan – kejanggalan yang kurang menenteramkan hati, biaya yang aku keluarkan tidaklah sedikit untuk masuk Universitas Bengkulu, Unib begitulah singkatannya. Lebih – lebih ada biaya untuk mengurus atribut PKK atau perlengkapan yang harus dibawa, total yang sudah “robek” di kantongku lebih dari 100 ribu rupiah masih untung bukan dolar. Belum lagi ketika mengikuti PKK prodi, hari ketiga tepatnya, ini lebih gila lagi. Kenapa? Karena hari ini panitianya lebih “ganas” dan tambah “rame” tuntutannya tambah banyak, waduh apa kata dunia?. Kalau ditanya pada kakak panitianya, pasti dijawab, “sudah bawa saja yang disuruh itu, kami dulu juga seperti itu” inilah lagi – lagi jawabannya tradisi. Kemudian kalau ditanya lagi, apa sebenarnya manfaat dari hal – hal yang diwajibkan ini? Kakak – kakaknya diam.

Dalam tuntunan kita sebagai muslim negarwan sudah seharusnya menghilangkan tradisi jahili yang dapat mencederai nilai – nilai akademisi intelektual muda. Pemuda yang dalam hal ini mahasiswa tentunya harus mencerminkan agen of change harus berani menerobos sendi – sendi dan dinding – dinding ‘perubahan’ apa salahnya jika kita berubah?. Banyak hal positif yang kita dapat dan masalahnya sebagai ‘senior’ terkadang ego semakin tinggi, tetapi bukankah emosional kita akan semakin terkendali ketika usia kita semakin matang. Mudah mudahan “kakak” yang baik hati dapat mengerti. Salam dariku…”

Category : | edit post

0 Response to "PKK, AJANG PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS, BENARKAH?"

Posting Komentar

About Me

Followers